Berjalan Tiga

Sudah begitu banyak berubah ya kita?

Tidak, Aku yang banyak berubah.

Kau yang mengubah ku.

Jadi perempuan yang jauh lebih baik.

Aku sendiri merasakan perubahan-perubahan itu di dalam diriku.

Kenapa tidak dari dulu aku seperti ini pada mu?

Di perjalanan kita menuju tiga ini, aku  ingin berterima kasih sebanyak yang aku bisa atas kesabaran mu, atas kelembutan mu, atas kebebasan yang kau berikan pada ku.

Kau tau, saat kau berterima kasih pada ku karena telah sabar untuk mu, aku sungguh tersentak.

Di saat aku tau percis, siapa yang begitu banyak bersabar dengan kelakuan ku.

Yang tetap bertahan di sampingku. Yang tetap berdiri di situ.

Yang selalu ada, saat aku ingin kembali.

Dulu aku sempat kebingungan, apa kau memang sesulit itu untuk dilupakan?

Dan jawaban nya adalah iya. Tak terbayang kalau nanti aku harus melihatmu bahagia dengan perempuan yang bukan aku. Dibuat tersenyum oleh orang lain selain aku.

Dan kini Aku paham perasaan orang-orang sebelum aku.

Kau memang begitu baik. Terlalu baik.

Kenapa kesabaran mu bisa begitu tak terbatas untuk orang seperti aku?

Sehebat apa aku ini bisa dicintai oleh lelaki seperti mu?

Bahkan setelah kau tau semua keburukan ku.