Simfoni Kemarahan

Hitam kelam duniaku saat itu, burung-burung berhenti berkicau di hari ku. Pohon-pohon kehilangan daunnya. Sunyi, sepi. 

Hanya ada suara detak jantung dan teriakan dalam diam. Waktu ku terhenti di malam itu. Jiwa ku terenggut. Hati ku mati. 

Mau marah sama siapa? Bingung ku sendiri. Tercabik kenyataan yang sudah menahun ku yakini dalam hati. Terbunuh oleh setiap elusan jari di layar kecil ini. Membeku tubuh ku sementara darah ku mendidih.

Bunuh. Bunuh saja aku yang tak ada artinya ini.

kaam vaasana

Hei, kamu, maukah bantu aku? Bantu aku menjadi perempuan baik-baik yang dapat percaya dengan mu dengan sepenuh hati ku? 

Pegang tanganku, aku kah yang kamu mau? aku dengan segala masa lalu ku. Terimakah kamu? Dapatkah kamu tidak mengungkit semua salahku di kemudian hari dan menerima aku dengan segala keburukanku? 

Bantu aku percaya pada mu, bantu aku mencintaimu dengan sungguh-sungguh tanpa mengajari ku dengan kesalahan baru. Bantu aku membakar semua jembatan yang ada agar tak ada lagi yang berani menyebrang untuk bertemu aku. 

Aku sedang tenggelam, jangan selamatkan aku hanya untuk menenggelamkan aku kemudian. Pegang tanganku, bakar jembatan-jembatan itu. Miliki aku hanya untukmu. Ajak aku, libatkan aku untuk menyulut api pada jembatan yang ada di sekitarmu juga. Biar, biar kamu untuk ku saja. 

Aku sungguh tidak suka berbagi, apalagi menyangkut kamu. Kamu bukan milik mereka, kamu tidak harus membuat semua orang bahagia. Kamu tidak harus membuat senyum pada setiap bibir perempuan. Cukup aku saja. Aku pun akan menyerahkan seluruh hidupku pada mu. Membela mu bahkan saat seluruh dunia menyalahkan mu. Memegang tangan mu bahkan saat semua orang tak mau menatap mu. 

Aku dulu mungkin memang jahat. Bisa jadi adalah yang paling jahat dari semua perempuan yang pernah kamu temui. Tapi, bantu aku. Keluarkan aku dari aku yang jahat ini. Ambil aku, ajari aku mencintai dengan baik. Ajari aku cara menghargai. 

Aku, sudah tidak mau begini lagi. 

What’s next?

Walaupun 2017 sudah lewat tujuh hari, bukankah untuk sebuah resolusi masih berlaku 358 hari lagi?

Tahun ini, alhamdulillah sudah bisa menyelesaikan target S2 dengan nilai yang mudah-mudahan memuaskan. Jadi pegawai tetap juga sudah. Apa lagi yang harus diresolusikan? Buanyak. Tahun ini adalah tahun nya bersenang-senang!

Setelah dipastikan, ternyata tahun ini mungkin akan menjadi tahun nya untuk memuaskan cita-cita dalam hal hiburan dan liburan. Mau lanjut sekolah? masih banyak pertimbangan yang melibatkan beberapa pihak. Mau menikah? Wallahualam kalau jodoh mah direncanain kalau belum ya santai aja dulu. Mau.. apa lagi? Belum tau juga mau apa lagi. Jadi, ya alhamdulillah masih dikasi kesempatan untuk memanjakan diri sendiri, hihi.

Resolusi 2k17

  1. Liburan ke Jepang. Pingin nya sama orang yang tepat sih biar jalan-jalan nya menyenangkan dan gak pake tour guide biar bisa kesesat terus nyasar ke Johny Entertainment, syukur-syukur dianterin pulang sama Yamada Ryosuke.
  2. Mencoba mainan yang menguji adrenalin, seperti paralayang, bungee jumping. Udah sih itu aja. Tapi nggak untuk tornado sama kora-kora ya.
  3. Nonton konser boyband (lagi).
  4. Jadi dosen biar nggak hidup di bawah tekanan
  5. Belajar sesuatu yang ke ibu-ibu an

Segitu aja, hihi semoga tahun ini menjadi tahun yang penuh kebahagiaan untuk ku, untuk orang-orang di dekatku, dan untuk orang-orang di sekitarku. Aamiin

#Resolusi2016

Dulu, tahun 2014 pernah ngebuat resolusi yang isinya :

#1 Lulus Kuliah dengan IPK diatas 3.5

#2 Dapet kerjaan bukan di Palembang

#3 Ketemu pelabuhan hati, kalau orang baru cukup 2 tahun untuk kenal. Kalau orang lama, 2 tahun buat meyakinkan diri. (kira-kira begini)

#4 Bisa ngucapin Happy New Year 2015 di Jepang

Dari empat resolusi itu satu yang gak tercapai, Hik. Tahun 2015 saking sibuknya lembur NARU gak sempet lagi itu buat resolusi. Tahun 2015 bisa disebut tahun terberat juga. Masalah gak kunjung kelar.

Nah, jadi di tahun 2016 ini berikut resolusinya :

#1 Bisa dapet IP Semester 2 dan 3 di atas 3.5

#2 Status kepegawaian jadi tetap, gaji naik, tunjangan naik

#3 Optional resolution, dapet kerjaan baru yang lebih baik dan menjanjikan

#4 Jadi perempuan yang pantes dinikahi (elah merinding sendiri nulisnya haha)

Okaay, sekian #Resolusi2016 semoga tercapai, aamiin..